Mengenal Lebih Seputar Localhost

Bagikan

Jika kamu ingin membangun website, mungkin sudah kerap kali mendengar istilah localhost sebelumnya? Namun masih belum begitu mengerti sebenarnya apa sih localhost itu. 

Localhost adalah nama host yang merujuk ke komputer saat ini yang digunakan untuk mengaksesnya. Yang digunakan untuk mengakses layanan jaringan yang berjalan pada host melalui antarmuka jaringan loopback. Menggunakan antarmuka loopback memintas setiap perangkat keras antarmuka jaringan lokal. 

Yuk simak artikel ini lebih lanjut!

Apa itu Localhost?

Dalam konteks pemrograman website, komputer kamu disebut localhost. Mengapa demikian?

Perlu diingat bahwa server web hosting juga merupakan perangkat komputer. Oleh karena itu, komputer kamu pun dapat digunakan untuk menyimpan dan menjalankan sebuah website dengan sebuah aplikasi server lokal.

Akan tetapi, situs tersebut tidak dapat diakses siapapun melalui jaringan internet. Satu-satunya cara untuk membukanya adalah dengan mengetikkan http://localhost pada web browser komputer yang menyimpan data situs itu.

Dengan kata lain, localhost bukan hanya sebuah istilah, tetapi juga merupakan nama domain. Tentunya, localhost memiliki IP address di baliknya, yaitu 127.0.0.1 (atau dikenal sebagai loopback address). 

Fungsi Localhost

Ada tiga manfaat yang bisa didapatkan dengan keberadaan localhost. Apa saja itu? Simak penjelasannya di bawah ini!

1. Menguji coba berbagai situs juga aplikasi web Online
Mengetahui dan Mengenal Apa itu aplikasi server Localhost sepertinya telah jelas bahwa fungsi utama dari localhost yaitu kamu bisa melakukan akses situs yang telah dijalankan di komputer mu.

Hal semacam ini cukup bermanfaat untuk seorang developer website. Menggunakan localhost bisa memastikan bahwa situs maupun aplikasi di web yang dibuat dapat bekerja dengan maksimal sebelum mengunggahnya menuju server online.

Tentunya kamu bisa melakukan dengan menggunakan layanan web hosting, namun dalam pembuatan website offline tidak membutuhkan biaya apapun. Apalagi kamu tidak perlu bingung dengan batasan bandwidth server.

2. Mengecek kondisi dari koneksi internet
Mengenal Apa itu aplikasi server Localhost sebagai programmer website pasti sudah tidak lepas dari fungsinya ini, yaitu bisa digunakan dalam memeriksa bagaimana koneksi internetmu. 

Localhost bisa melakukan hal itu, maka kamu cukup membuka command Prompt atau Windows maupun Terminal (Mac OS), 

mengetikkan “ping localhost” maupun “ping 127.0.0.1” kemudian menekan tombol enter serta lihat hasilnya.

3. Memblokir akses menuju situs tertentu
Jika kamu sudah Mengenal Apa itu aplikasi server Localhost namun kamu belum mengetahui secara penuh akses ke sebuah website. 

Maka yang akan terjadi adalah domain Name Server atau DNS akan memberikan IP address pada alamat situs yang telah dimasukkan ke dalam address bar browser mu. 

Demi kemudahan prose situ, computer kamu melakukan penyimpanan di setiap alamat situs yang sudah di akses beserta IP address sebelumnya, menjadi sebuah file di pengaturan dengan nama “ hosts file”. 

Kamu ingin menggunakan komputer dalam akses website tertentu, kamu bisa mengganti IP addressnya dengan 127.0.0.1 yang sejatinya merupakan alamat dari localhost.

Aplikasi Server Localhost

Berikut ini ada beberapa aplikasi server Localhost yang bisa dipilih dalam membuat server lokal, yaitu:

  • XAMPP
    Sebuah aplikasi server Localhost lokal XAMPP ini bisa digunakan secara umum. Aplikasi jenis ini adalah derivasi daripada apache yang telah menggunakan MariaDB pada bagian database-nya, juga PHP serta Perl digunakan untuk bahasa pemograman. Adanya dukungan pada sistem operasi di XAMPP lumayan luas, anda bisa memasangkan aplikasi di windows, Mac OS X, dan Linux.
    XAMPP membawa kabar baik dengan sifatnya yang lebih open-source. Dengan demikian anda dapat mengunduhnya serta menggunakannya secara gratis. Panduan sederhana penggunaan aplikasi server XAMPP yaitu
    • Membuat Database MySQL
    • Melakukan pengunduhan di WordPress
    • Melaksanakan Instalasi WordPress
  1. AMPPS
    Sama seperti XAMPP, aplikasi server Localhost local yang sifatnya open-source selanjutnya adalah AMPPS yang mana di dalamnya anda bisa mencari dan menemukan MySQL, Apache, PHP, MongoDB. Softaculous Installer, Python, dan Perl. Semuanya ini mempunyai fitur yang digunakan untuk instalasi softaculous, sehingga kemungkinan anda bisa memasangkan bukan hanya satu aplikasi di web misalkan, Joomla, WordPress, juga Drupal dengan mudah hanya dengan beberapa klik saja. Tetapi, softaculous memerlukan berbagai koneksi dari internet supaya bisa melakukannya. AMPPS ternyata bisa juga digunakan di Windows, Mac OS X, dan Linux.
  2. WampServer
    Adanya WampServer bisa anda gunakan dalam memasang sebuah Apache, HPH, dan MySQL pad servel lokal. Sama dengan aplikasi server Localhost sebelumnya, yang mana WampServer bisa juga anda unduh serta bisa digunakan secara Cuma-Cuma alias gratis. Namun, ternyata WampServer hanya disediakan untuk komputer yang sudah menggunakan sistem operasi Windows.
    Andaikan komputer yang anda gunakan adalah Mac OS X juga Linux, menggunakan aplikasi server Lokalhost yang sebelumnya yaitu AMPPS dan XAMPP menjadi pilihan yang paling tepat. Ketika anda mengalami kesulitan saat memasang WampServer ini, lebih baik anda mengikui panduan cara penggunaan yang ada. Cara sederhana menggunakan WampServer adalah:
     

    • Unduh serta install WampServer di komputer anda
    • Membuat database di WordPress
    • Lakukan Install di WordPress Windows

 

 

Semoga artikel ini bermanfaat yaaa!!

Subscribe & Dapatkan Info Lainnya

WEBZID DEVELOPER

Berita Terkait