6 Langkah Untuk Pengujian Aplikasi Web

Bagikan

Pengujian aplikasi web biasanya terdiri dari beberapa langkah yang memastikan bahwa aplikasi berfungsi penuh dan berjalan dengan lancar dan aman. 

Nah, ini adalah bagian penting dari pengembangan web dan memastikan bahwa aplikasi berjalan dengan baik sebelum dirilis.

Di artikel ini kamu bisa menemukan 6 langkah yang akan memberimu gambaran umum tentang jenis pengujian yang akan dijalankan untuk menguji aplikasimu.

Step 1: Functional Testing

Langkah pertama pengujian web memastikan bahwa fungsi sistem diuji. Di Wikipedia, Pengujian Fungsional dijelaskan sebagai berikut:

Pengujian fungsional adalah proses jaminan kualitas (QA) dan jenis pengujian kotak hitam yang mendasarkan kasus pengujiannya pada spesifikasi komponen perangkat lunak yang diuji. 

Fungsi diuji dengan memberi mereka masukan dan memeriksa keluaran, dan struktur program internal jarang dipertimbangkan (tidak seperti pengujian kotak putih).

Pengujian fungsional terjadi dalam source code, di mana sistem diuji terhadap persyaratan dan spesifikasi fungsional.

Biasanya, pengujian fungsional meliputi:

  • Identifikasi fungsi yang seharusnya dilakukan perangkat lunak
  • Input dan entri data
  • Eksekusi kasus uji
  • Analisis hasil aktual

Selama pengujian fungsional, penggunaan sistem yang sebenarnya disimulasikan. 

Idenya adalah untuk sedekat mungkin dengan penggunaan sistem nyata dan membuat kondisi pengujian yang terkait dengan persyaratan pengguna.

Step 2: Usability Testing

Usability melampaui pengujian fungsionalitas dan menggabungkan pengujian fungsionalitas serta pengalaman pengguna secara keseluruhan.

Usability Testing tidak boleh dicampur dengan Pengujian Penerimaan Pengguna. 

Padahal keduanya penting untuk kesuksesan sebuah aplikasi web. 

Mereka masing-masing memiliki fokus yang sangat berbeda dan dijalankan pada berbagai tahap siklus hidup pengembangan perangkat lunak.

Ini dapat dilakukan secara internal atau dengan mendapatkan penguji eksternal yang sesuai dengan basis pengguna potensial mu. 

Untuk menemukan penguji eksternal, kamu dapat menggunakan layanan seperti Apple’s TestFlight untuk aplikasi yang dirancang untuk toko aplikasi.

Pengujian kegunaan melibatkan langkah-langkah berikut:

  • Kembangkan strategi pengujian yang memastikan semua fungsi aplikasi mu akan diperiksa. Ini termasuk navigasi dan konten.
  • Rekrut peserta tes, baik secara internal maupun eksternal.
  • Jalankan tes di bawah pengawasan para ahli.
  • Analisis hasil dan tingkatkan aplikasi mu.

Step 3: Interface Testing

Interface Testing memastikan bahwa semua interaksi antara server web dan antarmuka server aplikasi berjalan dengan lancar.

Ini termasuk memeriksa proses komunikasi serta memastikan bahwa pesan kesalahan ditampilkan dengan benar. 

Hal-hal lebih lanjut untuk diuji adalah bahwa gangguan oleh pengguna serta oleh server ditangani dengan benar.

Step 4: Compatibility Testing

Memastikan aplikasi mu kompatibel dengan semua browser dan perangkat adalah langkah kunci dalam pengujian aplikasi web.

Berikut adalah elemen berbeda dari pengujian kompatibilitas:

Kompatibilitas browser

Pastikan aplikasi mu berfungsi dengan benar di berbagai browser. 

Ini termasuk memeriksa bahwa JavaScript, AJAX, WebSockets, pemberitahuan browser, dan permintaan otentikasi berfungsi seperti yang dirancang.

Selain memeriksa apakah aplikasi yang berjalan di semua browser (Termasuk Internet Explorer ya), kamu juga harus memeriksanya untuk versi browser yang berbeda, untuk melihat apakah ada pembaruan yang mempengaruhi fungsinya.

Kompatibilitas sistem operasi

Sama seperti browser lain, aplikasi web mu mungkin mengalami masalah pada beberapa sistem operasi. 

Periksa apakah itu berjalan lancar di Windows, macOS, Linux, dan Unix.

Kompatibilitas seluler

Memastikan bahwa aplikasi mu berjalan pada perangkat dan fungsi yang berbeda dengan baik di Android daripada di iOS adalah bagian penting dari pengujian web.

Step 5: Performance Testing

Setelah memastikan bahwa fungsionalitas aplikasi mu berfungsi dengan baik dan responsif di semua browser dan perangkat, sekarang saatnya untuk melihat bagaimana kinerjanya di bawah beban berat.

Ini termasuk pengujian aplikasi di bawah kecepatan internet yang berbeda dan bagaimana perilakunya di bawah beban normal dan puncak (load testing). 

Untuk menentukan titik putusnya aplikasi mu, itu ditempatkan di bawah tekanan yang meningkat sampai berhenti berfungsi (stress testing).

Menguji ketahanan adalah aktivitas penting untuk mengetahui bagaimana aplikasi mu berperilaku di bawah tekanan sebelum pengguna mu melakukannya. 

Pastikan kamu menguji fungsionalitas di bawah skenario yang berbeda dan konfigurasi perangkat keras, dan bahwa aplikasi mu pulih dari kerusakan dengan cara terbaik.

Step 6: Security Testing

Langkah terakhir pengujian aplikasi web memastikan bahwa aplikasi mu dilindungi dari akses tidak sah dan tindakan berbahaya melalui virus atau perangkat lunak berbahaya lainnya.

Pengujian keamanan untuk aplikasi web melibatkan aktivitas berikut:

  • Uji apakah halaman aman dapat diakses tanpa otorisasi
  • Periksa apakah sesi terbuka ditutup setelah pengguna tidak aktif
  • Verifikasi SSL aplikasi
  • Pastikan bahwa file yang dibatasi tidak dapat diunduh tanpa otorisasi yang tepat
  • Secara keseluruhan, daftar periksa pengujian keamanan berguna pada tahap ini, karena membantu mu menyusun dan mengatur upaya pengujian.

Daftar periksa seperti itu harus mencakup tugas-tugas di bidang berikut:

  • Transmisi Aman
  • Autentikasi
  • Manajemen Sesi
  • Otorisasi
  • Kriptografi
  • Validasi data
  • Kegagalan layanan
  • Tes Fungsionalitas Khusus
  • Penanganan Error

 

Subscribe & Dapatkan Info Lainnya

WEBZID DEVELOPER

Berita Terkait