5 Kriteria Website User Friendly

Bagikan

User friendly adalah suatu keadaan dimana ketika seseorang menggunakan alat, software, website atau sistem operasi secara mudah.

Saat ini, segala sesuatu hal harus user friendly karena manusia cenderung selalu mencari kemudahan dalam kehidupan mereka.

Lalu jika sebuah aplikasi android atau browser user friendly, berarti orang yang menggunakan aplikasi tersebut merasa mudah dan tidak mengalami kesulitan.

Aspek user-friendly membantu pengunjung mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

Hingga akhirnya kesempatan kerja sama bisa lebih cepat didapatkan.

 

6 Kriteria Website User Friendly :

1. Mudah diakses

Ada dua cara memastikan website kita bisa diakses dengan mudah, yaitu server uptime dan nama domain.

Uptime yang dimaksud adalah menggunakan jaminan uptime yang tinggi.

Performa macam ini membuat website selalu online. Dan tak akan ada lagi tulisan “Bandwidth Limit Exceeded” muncul di halaman web.

Sedangkan

Soal poin yang terakhir ini, biasanya situs populer menuruti “aturan tak tertulis” dalam membuat domain. Di antaranya seperti:

  • Nama domain singkat;
  • Nama domain mudah diingat;
  • Nama domain biasanya diambil dari nama brand;
  • Nama domain tak memakai angka dan tanda penghubung;
  • Nama domain dilengkapi ekstensi yang unik.

2. Mudah Dipahami

Tidak semua pengguna aplikasi keuangan adalah orang-orang yang memahami masalah keuangan atau istilah yang sering digunakan dalam masalah keuangan.

Jika sebuah aplikasi keuangan memiliki istilah umum yang bisa dipahami oleh setiap orang dengan mudah,

maka aplikasi tersebut bisa digunakan oleh orang awam secara luas dan termasuk dalam kategori user friendly.

3. Cepat diakses

Beberapa hal untuk mencapai kecepatan loading yang fantastis. Misalnya seperti:

  • Mengaktifkan caching WordPress;
  • Melakukan kompresi gambar di web;
  • Meminimalisir penggunaan plugin;
  • Menggunakan tema yang ringan;
  • Membatasi jumlah konten per halaman.

Install dan uninstall plugin juga berpengaruh ke kecepatan website.

Sebab, secara otomatis akan ada data yang tertinggal dan membuat website lambat.

Kalau itu masalahnya, Kamu bisa coba reset website WordPress mu.

4. Struktur website jelas

Untuk memenuhi predikat user-friendly, konten website perlu disusun ke dalam kategori atau sub-kategori yang sesuai.

Kategori tersebut juga perlu diatur lagi ke dalam kelompok-kelompok seperti menu.

Kalau bicara best practice, banyak website membatasi strukturnya jadi dua tingkat saja.

Hingga bentuknya menjadi menu > submenu alih-alih menu > submenu > sub-submenu.

Selain tampak lebih simpel dan tidak membingungkan, struktur web yang ringkas memudahkan crawling mesin pencari.

5. Menu navigasi yang efektif

Kalau struktur web adalah kamar-kamar tempat menaruh konten, navigasi web adalah pintu pembuka kamar-kamar itu.

Masih memakai analogi pintu.

Situs bisa dibilang user-friendly ketika bisa menaruh pintu yang tepat untuk setiap konten.

Jadi ketika pengunjung masuk ke satu pintu, mereka bisa langsung menemukan yang mereka mau. Tanpa bolak-balik mencari dari satu pintu ke pintu lainnya.

Ada beberapa tanda sebuah situs dikatakan punya navigasi yang efektif.

  • Punya struktur web yang rapi;
  • Pakai kata kunci untuk menamai menu navigasi;
  • Tidak pakai gambar untuk membuat navigasi web;
  • Pastikan tidak ada link rusak / broken links di halaman web.

 

Jadi, apakah website mu sudah user friendly? sekian artikel kali ini semoga bermanfaat yaa..

Subscribe & Dapatkan Info Lainnya

WEBZID DEVELOPER

Berita Terkait